Mengenai Akhir Zaman tersebut, Rasulullah secara spesifik membaginya lagi menjadi lima masa. Rasulullah bersabda dalam hadist berikut:
Dari Nu’man bin Basyir dari
Hudzaifah bin al-Yaman r.a, berkata: Rasulullah SAW, bersabda: “Masa kenabian itu berada di tengah-tengah
kalian, adanya atas kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia
menghendaki untuk mengangkatnya. Selanjutnya adalah masa Khilafah yang
mengikuti jejak kenabian (Khilafah ’ala minhaj an-nubuwwah), adanya atas
kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia menghendaki untuk
mengangkatnya. Selanjutnya masa kerajaan yang menggigit (Mulkan ’Adhan), adanya
atas kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia menghendaki untuk
mengangkatnya. Setelah itu, masa kerajaan yang sombong (Mulkan Jabariyyan),
adanya atas kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia
menghendaki untuk mengangkatnya. Selanjutnya adalah masa Khilafah yang
mengikuti jejak kenabian (Khilafah ’ala minhaj an-nubuwwah). Kemudian beliau
(Nabi) diam,”(H.R Ahmad).
Hadis diatas diriwayatkan Ahmad,
4/273, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 5)
Jika kita rinci, maka hadist
diatas menunjukan bahwa Akhir Zaman akan melalui 5 masa, yakni:
- Masa kenabian
- Masa Khilafah ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah (khulafahur rasyidin)
- Masa kerajaan yang menggigit (mulkan Adlon)
- Masa kerajaan diktator (mulkan jabariyyah)
- Masa kembali pada Khilafah ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah
Penjelasan Hadist
1. Masa kenabian
Masa ini dimulai saat Rasulullah diutus dengan
membawa risalah Islam. Rasulullah membimbing dan menggajarkan islam secara
langsung kepada para sahabat. Pada awal Perkembangan Islam, Nabi Muhammad SAW
dan para sahabat melalui berbagai macam cobaan dan rintangan.
Pengorbanan Rasulullah sungguh luar biasa besarnya dan itu merupakan titik tolak perubahan sehingga islam bisa berkembang dan diterima semua lapisan masyarakat. Bahkan sampai saat ini kita dapat merasakan manisnya islam merupakan hasil dari perjuangan Rasulullah dan Para sahabatnya yang sangat gigih dalam mempertahankan dan juga dalam menyebarkan Islam sebagai agama Tauhid yang diridhoi.
Di zaman ini Islam pertama kali tegak di muka bumi dan hukum islam sepenuhnya berjalan dengan dibawah pengawasan Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wassalam. Saat Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wassalam wafat, maka resmilah fase ini berakhir.
Pengorbanan Rasulullah sungguh luar biasa besarnya dan itu merupakan titik tolak perubahan sehingga islam bisa berkembang dan diterima semua lapisan masyarakat. Bahkan sampai saat ini kita dapat merasakan manisnya islam merupakan hasil dari perjuangan Rasulullah dan Para sahabatnya yang sangat gigih dalam mempertahankan dan juga dalam menyebarkan Islam sebagai agama Tauhid yang diridhoi.
Di zaman ini Islam pertama kali tegak di muka bumi dan hukum islam sepenuhnya berjalan dengan dibawah pengawasan Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wassalam. Saat Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wassalam wafat, maka resmilah fase ini berakhir.
2. Masa kekhalifahan
Masa ini diawali dengan kepemimpinan Abu Bakar RA
kemudian dilanjutkan oleh Umar bin Khatab RA, Usman bin Affan RA, dan Ali bin
Abi Thalib RA. Empat orang ini adalah sahabat senior yang memiliki andil yang
sangat besar dalam pergerakan umat islam.
Selama masa kepemimpinan mereka, kemajuan islam semakin pesat. Ciri masa ini adalah para khalifah betul-betul menurut teladan nabi. Rasulullah shalla-llahu ‘alaihi wa sallam melegitimasi masa kedua ini masih dalam koridor minhajin nubuwah (metode kenabian). Artinya periode pertama dan kedua ini adalah masa teladan dan rujukan (referensi) ummat Islam.
Selama masa kepemimpinan mereka, kemajuan islam semakin pesat. Ciri masa ini adalah para khalifah betul-betul menurut teladan nabi. Rasulullah shalla-llahu ‘alaihi wa sallam melegitimasi masa kedua ini masih dalam koridor minhajin nubuwah (metode kenabian). Artinya periode pertama dan kedua ini adalah masa teladan dan rujukan (referensi) ummat Islam.
3. Masa Mulkan Adlon (kerajaan yang menggigit)
Disebut “raja yang menggigit” karena
masih menggigit Kitabullah dan Sunnah Rasul, tetapi hampir-hampir lepas. Masa Mulkan Adlon diawali dengan kemunculan Dinasti Umaiyah. Fase
Mulkan ‘Adhan ini berjalan selama 13 abad. Bayangkan, Islam bersinar dengan
penuh keemasan selamat 1300 tahun! Di mana masa yang panjang itu ilmuwan-ilmuwan
muslim mengembangkan banyak penemuan, Sebut saja bidang kedokteran, astronomi,
bangunan beserta jembatan, ilmu matematika. Masa Mulkan Adlan ini berakhir dengan runtuhnya Dinasti Utsmaniyah pada tahun 1924.
4. Masa Mulkan Jabariyyah (Pemimpin Diktator)
Masa ini adalah fase Umat Islam paling buruk, dimana umat islam mengalami keruntuhan dan kemunduran yang sangat telak. Masa ini ditandai dengan munculnya
Dewan
Nasional Turki oleh Mustafa Kamal Attaturk (Bapak Bangsa Turki) pada
tahun 1924. Para ulama’ yang istiqamah menggelarinya dengan Mustafa
Kamal A’da’ut
Turk (Musuh Bangsa Turki).
Masa Mulkan Jabariyyah terjadi saat kaum muslimin tidak memiliki pusat kepemimpinan. Umat islam dalam kebingungan yang mudah terbawa arus dan tidak memiliki kekuatan, sangat mirip seperti buih, selalu mengikuti arus dan ringkih. Kondisi umat islam sangat memperihatinkan, mereka terbagi-bagi menjadi banyak kelompok (negara) dan masing masing mereka tidak peduli dengan urusan umat. Padahal fase ini jumlah kaum muslimin sangat banyak, namun sayang keberadaanya hanya dilihat dari kuantitas tanpa kualitas yang berarti.
Rasulullah menggambarkan kondisi umat islam di zaman seperti yang disebutkan dalam hadist berikut
“Kalian kaum muslimin akan diperebutkan oleh umat-umat lain seperti orang-orang yang memperebutkan makanan (hidangan) yang ada di hadapannya.” Kami (para sahabat) bertanya, “Apakah dikarenakan jumlah kita sedkit pada saat itu, wahai Rasulullah? Nabi menjawab: “Tidak, bahkan jumlah kalian banyak. Namun kalian seperti buih di air bah, sungguh Allah akan mencabut rasa takut dari hati musuh-musuh kalian, dan sungguh Allah akan memasukan penyakit Wahn didalam hatimu. Kami bertanya, “Apakah penyakit Wahn itu wahai Rasulullah? Beliau menjawab, “Cinta dunia dan takut mati.” (HR. Ahmad dan Abu Daud)
Masa Mulkan Jabariyyah terjadi saat kaum muslimin tidak memiliki pusat kepemimpinan. Umat islam dalam kebingungan yang mudah terbawa arus dan tidak memiliki kekuatan, sangat mirip seperti buih, selalu mengikuti arus dan ringkih. Kondisi umat islam sangat memperihatinkan, mereka terbagi-bagi menjadi banyak kelompok (negara) dan masing masing mereka tidak peduli dengan urusan umat. Padahal fase ini jumlah kaum muslimin sangat banyak, namun sayang keberadaanya hanya dilihat dari kuantitas tanpa kualitas yang berarti.
Rasulullah menggambarkan kondisi umat islam di zaman seperti yang disebutkan dalam hadist berikut
“Kalian kaum muslimin akan diperebutkan oleh umat-umat lain seperti orang-orang yang memperebutkan makanan (hidangan) yang ada di hadapannya.” Kami (para sahabat) bertanya, “Apakah dikarenakan jumlah kita sedkit pada saat itu, wahai Rasulullah? Nabi menjawab: “Tidak, bahkan jumlah kalian banyak. Namun kalian seperti buih di air bah, sungguh Allah akan mencabut rasa takut dari hati musuh-musuh kalian, dan sungguh Allah akan memasukan penyakit Wahn didalam hatimu. Kami bertanya, “Apakah penyakit Wahn itu wahai Rasulullah? Beliau menjawab, “Cinta dunia dan takut mati.” (HR. Ahmad dan Abu Daud)
Sadarkah anda, kapankah Masa Mulkan Jabariyyah ini?
Masa itu adalah sekarng ini, dizaman dimana kita
hidup. Oleh sebab itu fase-fase akhir zaman ini penting diketahui agar kita
menyadari di kurun mana kita ini sedang berada. Ternyata kita berada pada titik
nadir kelemahan ummat ini.
Sekarang ini telah muncul huru-hara, maksiat
merajalela, zina menjadi hal yang lazim, minuman khamer, nyanyian-nyanyian, alat
musik, gempa bumi dan semua tanda-tanda kecil kiamat bermunculan hari demi hari.
Hingga puncaknya munculah tanda-tanda kiamat besar, seperti Dajjal, Nabi Isa ‘Alaihis
Salam, Ya’juj Ma’juj.
Di masa inilah Iblis memanfaatkan peluang merekrut sebanyak mungkin pengikut-pengikutnya, karena di masa ini akan muncul
fitnah paling besar dalam sejarah manusia, yakni Fitnah Dajjal. Dan setelah fase
ke empat ini akan datang fase ke lima yaitu masa kembali pada Khilafah ‘ala
Minhaaj al-Nubuwwah. Di masa kelima iblis tidak mungkin bisa maksimal
menyesatkan manusia, karena pada saat itu islam berkuasa.
5. Masa kembali pada Khilafah ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah
Inilah
masa yang umat islam rindukan, yakni saat khalifah
kembali tegak dimuka bumi untuk kedua kalinya. Dunia akan kembali
diperintah mengikuti
cara nabi berdasarkan syariat Islam. Kehidupan di masa ini akan
benar-benar
aman. Rasa aman ini digambarkan oleh Rasulullah; seorang wanita dapat
melakukan perjalan
haji dari Hadramaut ke Mekkah dengan berjalan kaki pulang pergi tanpa
ada yang mengangguan, Bhakan seekor singa bisa bermain-main dengan anak
kecil tanpa menerkam.
Wallahu A’lam
Wahai
saudaraku, tentu ini bukanlah masa yang mudah. Namun teruslah beramal
dan berdoalah kepada Allah SWT agar kita diselamatkan dari fitnah demi
fitnah yang akan muncul dihadapan mata.
Semoga Allah menyelamatkan kita dari beratnya fitnah akhir zaman dan semoga kita bisa menjadi bagian dalam kebangkitan islam yang kedua. Aamiin.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar